Mengapa lulus sensor ???


Perfilman Indonesia kian memang semakin meliputi beragam jenis. Semisal film humor seperti "XXL", action seperti "Serigala Terakhir", drama cinta "Love", pendidikan seperti "Trilogi Laskar Pelangi" termasuk jenis horor seperti "Suster Keramas". Ups.. Itu film horor bukan ya ? hehehe :)

Selamat dech untuk para seniman perfilman Indonesia yang kini dinilai maju dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun, ada beberapa pertanyaan yang terkadang mampir di benak saya. Mengapa remaja sekarang lebih menyukai film ber-genre horor yang lagi-lagi menurut saya agak "nyeleneh" dengan kebudayaan timur tengah yang cukup kental di masyarakat Indonesia tersayang ini. Seketika itu saya langsung bertanya pada beberapa remaja yang gemar bolak-balik bioskop. Secara cepat singkat mereka serempak akan menjawab "SERUUUUU !!"
Wow.. Kompak banget !!!!!

Hmm.. lalu muncul lagi pertanyaan selanjutnya, "seru apanya ?"
saat adegan dikejar-kejar hantu atau saat adegan ...
waduh.. semakin ngaco aja pikiran saya, daripada jadi suudzan ( negative thingking-red) lebih baik saya berfikir ke pertanyaan lainnya. Kalau film-film ber genre horor yang belakangan tayang dinilai agak "nyeleneh", lalu kemana LSF dan MUI ?

Bukankah tiap film siap tayang dinilai terlebih dahulu pantas atau tidaknya ?
Bukankah tiap adegan yang agak "nyeleneh" seharusnya di sensor ?

Semakin banyak saja pertanyaan di benak saya ini. Siapa pula yang berani terang-terangan menjawab pertanyaan saya ini ?

Dengan kondisi hukum sekarang yang berat sebelah atau dapat dibilang cenderung jomplang kepada pihak berduit ini, mungkin belum dapat.

Apa hanya saya saja yang memiliki pertanyaan ini ?
Apa tidak ada pahlawan yang datang menyelamatkan perfilman Indonesia seperti cerita di dongeng-dongeng ?
Tunggu, menyelamatkan dari apa ?

Dibenak saya, lebih cenderung mengharapkan agar imajinasi para pembuat film yang diselamatkan !! Semoga mereka tidak mengandalkan adegan-adegan "nyeleneh" untuk merauk keuntungan lebih.

Selagi searching sana-sini, akan ada lagi film horor yang agak "nyeleneh" sekitar Februari 2010 nanti. Lihat saja, apakah film ini akan lulus sensor atau tidak. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua dari keburukan suatu film.




0 Response to Mengapa lulus sensor ???

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini